Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Guru Tidak Hanya Sekedar Mengajar, Namun Juga Sebagai Contoh Bagi Siswa

GuruSindo.Com - Menjadi seorang guru bukan perkara mudah, namun sadar atau tidak kita semua akan menjadi guru baik untuk anak keturunan, terlebih lagi bagi diri sendiri. Manusia merupakan insan fana yang tak tahu apa-apa yang kemudian dipoles terus menerus melalui pendidikan yang massif sehingga muncul beragam individu yang memiliki pemikiran yang visioner karena tempaan pendidikan yang dijalani.

Guru Adalah Peraga Nyata Bagi Anak Didik

Guru Belajar


Seorang guru bukan hanya sebagai tenaga pengajar disekolah saja, namun lebih dari itu. Seorang guru juga menjadi pilar kedua setelah orang tua dalam membentuk karakter anak menjadi lebih baik dalam praktek kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini guru menjadi contoh konkrit bagi anak didik, karena setiap apa yang diajarkan ataupun yang dilakukan seorang guru, akan menjadi perhatian anak didiknya.

Menjadi guru perlu kesabaran dan keuletan dalam bergaul dengan siswa – siswi dari latar belakang keluarga yang beragam. Terkait hal ini, maka guru tentu mesti memutar otak agar bisa menjadi contoh dan panutan positif oleh peserta didik. Nah, bagaimana caranya ? pertanyaan itu sering muncul dibenak para guru jika bertemu anak didik yang boleh dikata bandelnya minta ampun. Olehnya itu disinilah peran penggunaan metode dan tekhnik pembelajaran yang mumpuni dan mampu mengubah paradigma dan jalan pikiran anak didik.

Dari sini perlu disadari bahwa ada banyak hal yang perlu diperhatikan oleh seorang guru untuk dapat terus menjadi panutan anak didik. Olehnya itu belajar kemampuan manajerial dan penguasaan kelas merupakan hal utama untuk dapat menarik perhatian peserta didik dalam menjadi insan yang paripurna. Perlu diingat pula bahwa setiap guru bukan hanya berkata-kata saja didepan anak didik, namun juga tentu sikap dan tingkah lakunya senantiasa akan ditiru dan selalu dipertimbangkan, karena guru adalah panutan dan bukan hanya sekedar boneka peraga yang hanya tampil tanpa makna yang jelas.

Perhatian Penting Guru dalam Mendidik Siswa

Dalam hal guru dalam bidang pendidikan, menjadi seorang pendidik tidak hanya sekedar mengajar saja. Seorang guru harus menetapkan suatu rencana dalam proses belajar mengajar, yang nantinya akan diterapkan dalam proses pembelajaran kepada anak didik. Ada beberapa unsur yang harus diperhatikan guru dalam menyusun rencana pengajaran sebagaimana yang disebutkan di bawah ini:

1. Harus memiliki target.

Seorang guru sebelum melaksanakan proses belajar harus menyusun perencanaan proses pembelajaran bagi siswanya yang di dalamnya memuat target yang ingin dicapai. Target yang tersebut tentu harus jelas dan disesuaikan dengan situasi serta kondisi, termasuk waktu, kemampuan siswa dan kondisi psikologis siswa. Dalam menentukan target, tidak usah mematok nilai kelulusan yang terlampau tinggi karena hal tersebut dapat mempengaruhi kondisi psikologis siswa.

2. Harus sesuai dengan kurikulum yang berlaku

Perencanaan pembelajaran yang dirancang harus disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku, bukan dibuat dengan sesuka hati namun tetap memperhatikan aspek kewenangan baik yang dimiliki oleh dirinya sendiri sebagai guru maupun orang lain. Hal tersebut penting diperhatikan agar rencana pembelajaran yang dibuat guru tidak bertabrakan dengan pihak-pihak lain, terlebih lagi berbenturan dengan kurikulum yang berlaku.

3. Mekanismenya jelas

Agar sistem pengajaran seorang guru berjalan lancar dan sukses, maka recana pembelajarannya harus memiliki mekanisme yang jelas dan baik pula, agar dapat memperoleh hasil yang memuaskan.

4. Rencana biaya dan anggaran

Dalam menyusun perencanaan pembelajaran, seorang guru juga harus memperhatikan biaya yang diperlukan. Biaya besar ataupun kecil haruslah menjadi perhatian agar tidak ada yang merasa diberatkan pada akhirnya. Manksudnya adalah jikalau dalam perencanaan mengharuskan ada biaya yang harus dikeluarkan oleh guru ataupun siswa, maka jangan sampai jumlahnya memberatkan kedua belah pihak.

5. Memiliki agenda yang jelas

Dalam agenda perencaan pembelajaran harus memuat alternatif target yang hendak dicapai apabila target awal tidak terpenuhi, agar perencanaan dapat terus berjalan. Karena agenda disini, memuat keseluruhan unsur yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Dengan terpenuhinya beberapa unsur diatas, maka tentu akan pelaksanaan proses pembelajaran akan berjalan sebagaimana mestinya. Mengingat seorang anak tak ubahnya hanyalah selembar kertas kosong yang masih perlu diisi untuk menjadi sebuah karya. Olehnya itu, diperlukan figur seorang guru untuk membentuk karakter anak menjadi lebih baik dan terarah. Dengan adanya guru yang memberikan masukan, arahan dan bahkan ilmu pengetahuan kepada seorang anak, maka tentu selembar kertas kosong tadi akan menjadi kertas yang memiliki beragam warna.

Posting Komentar untuk "Guru Tidak Hanya Sekedar Mengajar, Namun Juga Sebagai Contoh Bagi Siswa"